Danau Ranu Pani

 Anda pasti akan melalui sebuah desa yang identik dengan danau dan pemandangannya yang indah. Namanya Ranu Pani, sama dengan nama danaunya. Tapi setahun terakhir keadaan danau (ranu) Pani sangat memprihatinkan. Hal ini diakibatkan sedimantasi (pendangkalan) akibat sampah-sampah rumah tangga dan tanah lumpur akibat erosi. Selain itu juga terjadi blooming tanaman gulma jenis Salvania yang menutupi permukaan danau tersebut, sehingga air danau terkesan sangat kotor.

Beberapa program restorasi telah diupayakan. Pihak Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) telah bekerja sama dengan beberapa pihak untuk mengangkat Salvinia dari air. Akan tetapi usaha ini terlihat sia-sia. Sebab ketika hujan spora Salvinia akan kembali ke air dan kemudian akan tumbuh lagi Salvinia-Salvinia baru. Apalagi banyaknya unsur hara di dalam air sangat mendukung pertumbuhan tersebut. Hal ini dikarenakan posisi danau yang lebih rendah dari ladang penduduk. Pemakaian pestisida yang berlebihan akan menyebabkan bahan kimia tersebut memenuhi air danau ketika hujan turun. Padahal dari situ akan terbentuk unsur hara yang sangat menunjang pertumbuhan tanaman air, termasuk Salvinia.

Dalam hal ini kesadaran masyarakat setempat sangat diperlukan. Sedangkan kalau kita lihat yang bersusah payah mengembalikan keadaan danau justru dari pihak-pihak luar yang bekerjasama dengan TNBTS. Jarang sekali masyarakat di situ terlihat ikut membantu. Dari beberapa penelusuran, ternyata mereka berpikiran bahwa usaha TNBTS sia-sia, dan mereka juga merasa bahwa danau itu tidak terlalu memberi keuntungan kepeda mereka secara ekonomi. Toh, usaha TNBTS selama ini juga belum terlihat hasilnya.

Oleh karena itu, selain program restorasi ini, juga harus diadakan penyuluhan dan komunikasi dengan masyarakat setempat. Sehingga masyarakat bisa turut andil dalam program restorasi tersebut

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: