Keindahan gua tanpa ujung

Pasangan Limbert, penjelajah gua berpengalaman dari lembah Yorkshire di Inggris utara, menghubungi University of Science di Hanoi untuk memperoleh izin melakukan sebuah ekspedisi pada tahun 1990. Sejak saat itu mereka telah melakukan 13 ekspedisi, tidak hanya menemukan salah satu gua dengan sungai terpanjang di dunia—Hang Khe Ry sepanjang 19 kilometer, tidak jauh dari Hang Son Doong. Fokus utama dalam ekspedisi ini adalah melakukan eksplorasi bagian-bagian gua, setidaknya ini dapat membantu para ilmuwan yang tertarik untuk meneliti tempat ini di kemudian hari. Untuk penjelajah gua seperti pasangan Limbert, menemukan sebuah gua sebesar Hang Son Doong bagaikan menemukan Gunung Everest di bawah tanah yang belum pernah diketahui sebelumnya.

Darryl Granger, seorang ahli geomorfologi dari Universitas Purdue mengatakan, “di bawah tanah, bagian dari Vietnam ini terdiri dari sebuah blok kapur yang sangat besar.” “Seluruh daerah menyeruak ke atas ketika sub-benua India menghantam benua Eurasia 40 sampai 50 juta tahun yang lalu”. Hang Son Doong sendiri terbentuk dua sampai lima juta tahun yang lalu, ketika air sungai yang mengalir di atas batu kapur menembus patahan, menciptakan terowongan raksasa di dalam pegunungan. Di berbagai tempat di mana gugus batu kapur cukup rapuh, langit-langit runtuh ke dalam gua, menciptakan lubang di langit-langit berukuran raksasa.

Anette Becher, seorang penjelajah gua dan ahli biologi Jerman, telah menemukan kutu kayu, ikan, dan kaki seribu berwarna putih, yang biasanya ditemui di habitat dalam kegelapan. Selain itu, Dai Inh Vu, seorang ahli botani dari Akademi Sains dan Teknologi Vietnam, telah mengidentifikasi tanaman yang tumbuh di bawah lubang cahaya, menyimpulkan bahwa pada dasarnya tanaman ini sama dengan yang tumbuh di hutan di atasnya.

Ketika Howard dan Deb pertama kali melihat ruangan raksasa ini, mereka merasa yakin telah menemukan gua terbesar di seluruh dunia—dan mereka mungkin benar. Masih ada gua yang lebih panjang dibandingkan Hang Son Doong sistem Gua Mammoth di Kentucky, dengan panjang 590 kilometer, yang memegang rekor itu. Ada gua-gua yang jauh lebih dalam – Krubera-Voronja, “gua gagak,” dengan kedalaman 2.191 meter di Pegunungan Kaukasus di Georgia barat. Namun untuk gua raksasa, tidak banyak yang bisa dibandingkan dengannya. Pada saat penemuan Hang Son Doong oleh pasangan Limbert, gua terbesar saat itu adalah Gua Rusa di Taman Nasional Gunung Mulu Borneo Malaysia, yang baru-baru ini diukur memiliki panjang dua kilometer, lebar 150 meter, dan ketinggian 120 meter. Namun akhirnya para penjelajah menyimpulkan, dengan menggunakan instrumen laser yang akurat, Hang Son Doong, lebih panjang 4 kilometer dengan serangkaian lorong yang memiliki lebar 90 meter dan, serta di beberapa tempat, memiliki ketinggian hampir 200 meter.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: